Lagi, Jet Tempur Bombardir Jalur Gaza, Begini Klaim Israel

Lagi, Jet Tempur Bombardir Jalur Gaza, Begini Klaim Israel

JAKARTA - Israel kembali melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza Palestina pada Kamis malam (17/6). Ini merupakan serangan kedua sejak gencatan senjata 21 Mei lalu.

Dari laporan Al Jazeera, serangan jet tempur Israel pada Kamis malam (17/6) menghantam beberapa situs milik kelompok bersenjata di barat laut Kota Gaza dan Beit Lahia.

Sebuah gedung administrasi di Jabaliya dan ladang pertanian di Khan Younis ikut menjadi sasaran. Sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban.

Juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum mengatakan, serangan tersebut merupakan pertunjukan demonstratif oleh pemerintahan baru Israel yang dipimpin oleh Naftali Bennett.

“Perlawanan akan diwaspadai untuk membela rakyat kami, dan tempat suci kami,” tambah barhoum.

Sementara itu militer Israel dalam pernyataannya menyebut serangan dilakukan sebagai tanggapan atas pengiriman balon pembakar dari Jalur Gaza ke wilayah Israel selama beberapa hari terakhir.

“Sebagai tanggapan, jet tempur menyerang kompleks militer dan situs peluncuran roket milik organisasi teror Hamas,” ujar militer Israel.

Panglima militer Israel Aviv Kohavi pada Kamis malam mengeluarkan perintah untuk meningkatkan kesiapan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk berbagai skenario, termasuk dimulainya kembali permusuhan.

“IDF akan terus menyerang kemampuan militer dan infrastruktur milik organisasi teror, dan menganggap Hamas bertanggung jawab atas semua peristiwa yang terjadi di Jalur Gaza,” jelas Kohavi.

Bulan lalu, serangan 11 hari antara Israel dan Hamas telah menewaskan setidaknya 260 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak.

Di pihak Israel, 13 orang tewas, termasuk dua anak-anak. (*/rmol/pojoksatu)

Baca juga:

Proyek Geothermal Gunung Ciremai Mengemuka Lagi, Warga Minta Ini

23 Kecamatan Zona Merah di Kabupaten Cirebon, Ini Daftarnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: